Puasa Ramadhan Akan Membersihkan Racun Secara Alami dari Tubuh
Di bulan Ramadhan, umat Muslim wajib berpuasa selama satu bulan setiap hari dari fajar hingga matahari terbenam. Berikut ini adalah beberapa informasi menarik tentang apa yang terjadi pada tubuh Anda saat berpuasa selama 30 hari.
Pembersihan Racun Tahap 1 (Hari ke-1 Sampai Hari ke-2)
Di hari pertama puasa, kadar gula darah menurun, detak jantung melambat dan tekanan darah berkurang. Sakit kepala, pusing, mual, bau mulut disertai lapisan lidah yang menebal adalah tanda-tanda tahap pertama pembersihan. Kelaparan bisa menjadi yang paling intens dalam periode ini.
Pembersihan Racun Tahap 2 (Hari ke-3 Sampai Hari ke-7)
Lemak, terdiri dari asam lemak yang dipecah untuk melepaskan gliserol dari molekul gliceride dan diubah menjadi glukosa. Akibatnya, Kulit bisa menjadi lebih berminyak dan mungkin timbul jerawat atau bahkan bisul. Ketika tubuh berpusasa, sistem pencernaan mampu beristirahat dan mampun memfokuskan semua energinya pada pembersihan dan penyembuhan. Sel darah putih dan aktivitas sistem kekebalan meningkat. Anda mungkin merasakan sakit di paru-paru Anda, karena organ pembersih dan paru-paru sedang dalam proses perbaikan. Masih terdapat bau mulut dan lidah juga masih terlapisi. Sedangkan di dalam usus, usus besar pun sedang diperbaiki.
Pembersihan Racun Tahap 3 (Hari ke-8 hingga Hari ke-15)
Anda akan mengalami peningkatan energi, pikiran jernih, dan perasaan lebih baik. Sisi negatifnya, luka lama bisa menjadi iritasi dan nyeri. Ini adalah hasil dari peningkatan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan selama puasa. Jika lengan Anda patah 10 tahun sebelumnya, ada jaringan parut di sekitar patahan. Pada saat istirahat, kemampuan tubuh untuk menyembuhkan berhubungan langsung dengan gaya hidup. Jika Anda menjalani pola makan junk-food, kemampuan penyembuhan alami tubuh Anda terancam. Selama puasa, proses penyembuhan tubuh berada pada efisiensi optimal.
Saat tubuh mencari jaringan yang mati atau rusak, limfosit memasuki jaringan yang lebih tua, jaringan yang rusak akan mengeluarkan zat untuk melarutkan sel-sel yang rusak. Zat-zat ini mengiritasi saraf di daerah sekitarnya dan menyebabkan kambuhnya nyeri dari area cedera sebelumnya yang mungkin telah hilang bertahun-tahun sebelumnya. Rasa sakitnya bagus karena tubuh sedang menyelesaikan proses penyembuhan. Otot bisa menjadi kencang dan sakit karena iritasi toksin. Kaki bisa terkena dampak paling parah, karena racun menumpuk di kaki. Kanker sering terjadi pada tahap ini karena bakteri yang berlebihan di mulut. Berkumur setiap hari dengan garam dan air akan mencegah atau menyembuhkan kanker.
Pembersihan Racun Tahap 4 (Hari ke-16 hingga Hari ke-30)
Tubuh benar-benar beradaptasi dengan proses puasa. Ada lebih banyak energi dan kejernihan pikiran. Periode pembersihan bisa menjadi lebih singkat dengan tanpa merasakan gangguan. Ada hari-hari ketika lidah kembali normal dan nafas segar. Pekerjaan penyembuhan organ sedang diselesaikan. Setelah mekanisme detoksifikasi menghilangkan agen penyebab atau membuatnya tidak berbahaya, tubuh bekerja pada kapasitas maksimum dalam perkembangbiakan jaringan untuk menggantikan jaringan yang rusak. Setelah hari ke 20, pikiran akan terpengaruh. Kejernihan yang meningkat dan keseimbangan emosional dirasakan saat ini. Memori dan konsentrasi pun meningkat.
Subhanallah betapa besar manfaat kesehatan dalam berpuasa. Tapi mari kita ingat, niat utama kita hanya untuk Allah Yang Maha Kuasa.
Artikel ini ditulis dalam ilmfeed oleh, Mr. Tom McGregor, penulis buku Eating in Freedom.
Share this article on
Today Quote:
An adulterer will not commit adultery when he has full faith (in Allah), and a thief will not steal when he has full faith (in Allah) -- Ibn Majah
Posted in taiwanhalal.com

