Orang yang Membunuh dan Dibunuh Bisa sama-sama Masuk Neraka, Kok Bisa?

Posted on: Taiwan Halal / By Faisal Fahmi / Editor Faisal Fahmi / 2019-06-29 22:34:44 / 59 Views

Orang yang Membunuh dan Dibunuh Bisa sama-sama Masuk Neraka, Kok Bisa?

Nabi SAW menganggap perbuatan membunuh seorang muslim sebagian dari perbuatan kufur dan salah satu perbuatan orang-orang jahiliyah yang suka melakukan peperangan dan menumpahkan darah hanya karena alasan sepele, misalnya, karena seekor unta atau kuda. Maka dari itu, Nabi SAW bersabda, "Mencela sesama orang muslim adalah kefasikan sedangkan mengalirkan darahnya adalah kekufuran" (Bukhori-Muslim). Dalam riwayat lain, rasulullah SAW. bersabda "sepeninggalku,  janganlah kalian kembali lagi kepada kekufuran, dimana sebagian dari kalian suka mengalirkan darah sebagian lainnya" (Bukhori-Muslim).

Abu Bakrah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda, "Ketika dua orang muslim bertamu dengan membawa pedang masing-masing, maka yang membunuh dan dibunuh sama-sama berada dalam neraka." Abu Bakrah bertanya, "wahai Rasulullah, orang yang membunuh sudah jelas. Lalu bagaimana dengan yang dibunuh?" Beliau menjelaskan, "Sebab yang dibunuh pun memiliki keinginan untuk membunuh kawannya." (Bukhori-Muslim).

Atas dasar itu, Rasulullah SAW. telah melarang setiap perbuatan yang menimbulkan pembunuhan atau saling bunuh walau hanya mengisyaratkan dengan senjata. Sesuai dengan sabdanya, "Janganlah salah seorang dari kalian memberi isyarat kepada saudaranya dengan senjata. Sebab, dia tidak tahu, jika setan bisa membisikan ajakan untuk mencabut senjata itu dari tangannya. Sehingga, dia terjatuh dalam lorong neraka." (Bukhori-Muslim). Dalam hadist yang berbeda, beliau juga bersabda, "Siapa saja yang memberi isyarat dengan besi kepada saudaranya, maka para malaikat akan mengutuknya hingga dia berhenti, sekalipun saudaranya itu adalah saudara seayah ibunya." (Muslim). Lebih jauh lagi "Seorang muslim itu tidak boleh menakut-nakuti muslim lainnya" (Ahmad, Abu Dawud, Albaihaqi). Maksudnya adalah mengintimidasi atau meneror muslim lainnya.

Bahkan dosa mengalirkan darah sesama muslim itu tidak berhenti pada si pembunuhnya saja, dosa itu juga bisa mengalir kepada semua orang yang turut terlibat dalam pembunuhan tersebut, baik ucapan maupun perbuatan, sesuai dengan tingkat keterlibatannya. Sampai-sampai orang yang hanya hadir untuk menyaksikannya pun, bisa mendapat dosanya, sesuai dalam hadist, "Jika salah seorang dari kalian, tidak berhenti pada suatu posisi di mana seseorang dibunuh secara zalim. Ingatlah, kutukan itu selalu turun kepada orang yang menyaksikannya dan dia tidak berusaha membelanya" (Al-tabrani, Al-baihaqi, Al-Mundziri).

Wallahu'alam.

Dengan perubahan dari Al-halal wa Al-Haram fi Al-Islam


Share this article on
Today Quote:
The Prophet Muhammad Peace be upon him Said: There will come a time when holding on to your religion will be like holding burning coal. – Sunan al-tirmidhi : 3056

Posted in taiwanhalal.com

Login to comment: Login/Register or