Tidak Semua Bangkai Haram. Kenali Jenis-jenisnya

Posted on: Taiwan Halal / By Shinta Larasaty Santoso / Editor Shinta Larasaty Santoso / 2019-01-07 15:05:23 / 506 Views

Tidak Semua Bangkai Haram. Kenali Jenis-jenisnya

Secara umum, ada empat jenis makanan haram yaitu babi, darah mengalir, hewan yang disembelih atas nama selain Allah, dan bangkai. Namun dalam surah al-Maidah, keempat jenis itu kemudian diperinci lagi. Jenis makanan yang dijelaskan lebih lanjut ialah jenis-jenis bangkai.

  1. Al-Munkhaniqah, yaitu binatang yang mati karena dicekik, baik karena terjepit lehernya maupun karena kepalanya masuk di antara dua benda yang semit, dan sebagainya.
  2. Al-Mauqudzah, yaitu hewan yang mati karena dipukul dengan tongkat atau benda keras lainnya, hingga mati.
  3. Al-Mutaraddiyah, yaitu hewan yang mati karena jatuh dari ketinggian. Begitu pula yang mati karena jatuh ke dalam sumur.
  4. Al-Nathihah, yaitu hewan yang mati karena diiseruduk oleh hewan bertanduk.
  5. Hewan yang diterkam binatang buas sampai mati.

Setelah menyebutkan lima jenis bangkai tadi, Allah dalam firman-Nya menjelaskan, Kecuali hewan yang kalian sembelih. Maksudnya adalah hewan yang masih hidup sehingga sempat disembeih. Dengan kata lain, hewan-hewan tersebut masih sempat dihalalkan dengan cara disembelih.

Sebuah riwayat disebutkan oleh Ali ibn Abi Thalib, “Jika engkau masih sempat menyembelih hewan yang telah dipukul, hewan yang jatuh dari ketinggian, atau diseruduk hewan lain, dan tangan kakinya masih bergerak,maka makanlah dagingnya.” (HR. Thabrani)

Bangkai memang merupakan salah satu yang diharamkan untuk dikonsumsi, namun ternyata tidak semya jenis bangkai itu haram. Terdapat dua jenis bangkai yang juga dikecualikan dan halal untuk dikonsumsi. Bangkai yang dimaksud ialah bangkai belalang dan bangkai ikan (dan bangkai binatang-binatang air lainnya).

Suatu ketika Rasulullah pernah ditanya perihal air laut, kemudian beliau menjawab “Laut itu suci airnya dan halal bangkai-bangkai binatangnya.” (HR. Ahmad: 8735). Dijelaskan pula dalam Q.S. al-Maidah: 96 bahwa “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu.”

Serupa dengan bangkai ikan ialah bangkai belalang. Rasulullah memberikan keringanan untuk makan belalang meskipun kondisinya sudah mati. Sebab penyembelihannya tidak dimungkinkan. Ibnu Abi Aufa pernah mengatakan, “Sebanyak tujuh kali kami  berperang bersama Rasulullah dan kami sering makan belalang bersamanya.”(HR. Bukhari: 5495)

Bagaimana, sudah pernah mencoba? Atau tertarik ingin mencoba?

Rujukan: Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam, Prof. Dr. Yusuf al-Qaradhawi


Share this article on
Today Quote:
Born from different mothers skins of all colours come together as brothers . that’s the beauty of Islam.

Posted in taiwanhalal.com

Login to comment: Login/Register or