Keistimewaan dan Kemuliaan dalam Bekerja
Merasa lelah atau penat saat bekerja mungkin menjadi suatu yang tak terhindarkan. Ditambah lagi jika ada perasaan kurang percaya diri dengan pekerjaan yang dimiliki karena cibiran bahwa pekerjaan kita tidak keren, tidak besar gajinya, atau tidak menjanjikan. Namun, sungguh kita tidak boleh berkecil hati dan patah semangat.
Rasulullah menghapus semua pikiran yang memandang rendah orang yang memiliki profesi atau pekerjaan. Rasulullah mengajarkan kepada para orang yang bekerja, bahwa kemuliaan itu berada dalam pekerjaan, bahkan dalam pekerjaan apapun.
Sementara kehinaan dan kerendahan berada dalam ketergantungan kepada pertolongan orang lain.
Rasulullah pernah bersabda, “Salah seorang dari kalian yang membawa tali lalu membawa seikat kayu bakar di pundaknya kemudian menjualnya, sehingga dengan seikat kayu itu Allah memuliakann wajahnya adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik orang yang diminta itu memberi ataupun tidak.” (HR. Bukhari; 1471)
Oleh karena itu, seorang muslim diharuskan bekerja baik di bidang pertanian, perdagangan, industri, ataupun melakukan pekerjaan dan menjadi pegawai apapun, selama pekerjaan itu tidak dilakukan dengan jalan haram, menolong perkara haram, atau bersekongkol dengan perbuatan haram.
Teruslah bersungguh-sungguh dalam bekerja. Sesungguhnya selain rezeki, kita juga sedang mengejar kemuliaan. Semoga bermanfaat.
Rujukan: Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam, Prof. Dr. Yusuf al-Qaradhawi
Share this article on
Today Quote:
The most perfect in faith amongst believers is he who is best in manners and kindest to his wife (Muhammad (p) cited in Sunnan Abu Dawud)
Posted in taiwanhalal.com

