Kesalahan-kesalahan yang Membuat Melamar Perempuan Menjadi Haram

Posted on: Taiwan Halal / By Shinta Larasaty Santoso / Editor Shinta Larasaty Santoso / 2018-12-19 16:51:30 / 203 Views

Kesalahan-kesalahan yang Membuat Melamar Perempuan Menjadi Haram

Melamar seorang perempuan bisa jadi haram! Mengapa bisa demikian?

Lamaran mungkin merupakan suatu momen bahagia nan penting yang dinanti baik bagi perempuan maupun laki-laki. Namun, kesalahan-kesalahan berikut membuat sebuah lamaran laki-laki kepada perempuan menjadi haram hukumnya.

Tidak lah halal melamar seorang perempuan yang baru dicerai atau perempuan yang baru ditinggal mati suaminya sementara keduanya masih dalam masa iddah. Mengapa demikian? Perempuan yang ada dalam masa iddah dianggap masih mahram bagi suami sebelumnya, sehingga ketentuan iddah itu tidak boleh dilanggar.

Namun, kepada perempuan yang ditinggal mati suaminya, seorang lelaki boleh menyampaikan keinginan untuk menikahinya—walaupun masih dalam masa iddah. Tapi dengan catatan keinginan itu disampaikan dalam bentuk sindiran, bukan dalam bentuk pernyataan yang jelas dan terang-terangan.

Allah Swt. Telah berfirman dalam Q.S. al-Baqarah: 235, “Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan menikahi mereka) dalam hatimu.”

Selanjutnya, seorang pemuda haram hukumnya melamar perempuan yang sudah dilamar oleh orang lain terutama jika lamaran orang tersebut telah disepakati. Pasalnya, orang yang melamar lebih dulu memiliki hak yang harus dijaga. Tujuannya adalah untuk memelihara hubungan baik dan kasih sayang sesama manusia.

Selain itu pula, ada keharusan bahwa seorang muslim diharuskan untuk menjauhi segala bentuk perilaku yang merusak kehormatan dirinya, merampas hak orang lain dan malakukan permusuhan.

Namun lain halnya jika orang yang melamar lebih dulu mengizinkan pelamar berikutnya, maka hal itu tidak masalah.

Rasulullah saw. pernah bersabda, “Seorang mukmin itu saudara mukmin lain. Sehingga tidaklah halal seorang muslim membeli barang yang sudah dibeli saudaranya atau meminang perempuan yang sudah dipinang oleh saudaranya.” (HR. Muslim,no. 1414)

Senada dengan hadits di atas, al-Bukhari juga meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah seorang lelaki melamar perempuan yang sudah dilamar oleh lelaki lain, sampai pelamar sebelumnya meninggalkan lamarannya atau memberikan izin kepada palamar lain.”

Sebelum melamar seseorang, jangan lupa pastikan pula hal-hal di atas ya. Semoga bermanfaat.

Rujukan: Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam, Prof. Dr. Yusuf al-Qaradhawi


Share this article on
Today Quote:
No matter what your physical appearance, when you have kindness in your heart, You’re the most beautiful person in the world.

Posted in taiwanhalal.com

Login to comment: Login/Register or