Kisah Romantis Gus Dur Dengan Istrinya

Posted on: Taiwan Halal / By Faisal Fahmi / Editor Faisal Fahmi / 2017-02-19 19:54:08 / 1031 Views

Kisah Romantis Gus Dur Dengan Istrinya

Sinta Nuriya Dewi pernah bercerita tentang satu momen romantis bersama Gus Dur semasa hidup. Pada suatu kesempatan, sekitar tahun 1970, Gus Dur dan Sinta sedang pergi berdua menumpang becak sebagai salah satu pilihan alat transportasi yang umum digunakan masyarakat kala itu. Di tengah perjalanan ternyata hujan turun. Meski tidak terlalu deras, si pengemudi becak berinisiatif menutup seluruh tempat penumpang dengan plastik layaknya fasilitas yang dipunya becak pada umumnya. Bukan hanya bagian depan, sisi samping dan belakang juga ditutup dengan plastik warna transparan.

Tiba-tiba, di tengah jalan, Gus Dur mencium istrinya itu. Sontak, mendapati ciuman tersebut ibu empat anak itu bereaksi. Kepada Gus Dur, Sinta mengingatkan, ada tukang becak tepat di belakang yang mungkin saja masih bisa melihat. Apa jawab Gus Dur? “Biar saja, biar dia kepingin,” ucapnya sambil tertawa.

Tidak hanya itu, meski Gus Dur adalah cucu dari pendiri NU dan anak Mantan Menteri Agama, ternyata di masa awal-awal pernikahan, semua dilaluinya dengan kehidupan yang sangat sederhana dan serba pas-pasan. Tiap harinya Gus Dur memiliki pekerjaan yakni memasukkan kacang ke dalam tiap kantung plastik, dan Sinta Nuriyah Dewi istrinya bertugas menutupnya dengan menggerakkan bagian atas kantung dengan lilin yang menyala. Setelah semua selesai dibungkus, dengan berbekal sepeda, Gus Dur membonceng Sinta untuk mengantarkan semua bungkusan itu ke warung-warung strategis di segenap kota. Sinta tidak pernah malu, menjalani dengan senang hati semua itu, hingga beberapa tahun selanjutnya tanpa disangka bisa menemani Gus Dur sampai menjadi Presiden Republik Indonesia.

Tidak heran jika Sinta pernah mengatakan di salah satu program televisi nasional,”Gus Dur itu sosok panutan yang berhasil membawa bahtera rumah tangga kebahagiaan. Karenannya, menjadi istri Gus Dur dalam suasana apapun itu enak. Mau jadi presiden, mau jadi Ketua PBNU, mau jadi orang biasa yang serba pas-pasan, tidak ada bedanya. Saya sangat bangga menjadi istri Gus Dur,” ucapnya dengan menahan air mata.

Bagi Anda wanita sholihah mungkin bisa meniru kesabaran dan ketulusan cinta Sinta Nuriya Dewi ini hingga mengantarkan lelaki yang Anda sayang di puncak karirnya.

Disari dari http://www.muslimoderat.net/2017/02/belajar-romantis-kepada-para-kiai-nu.html


Share this article on
Today Quote:
Declare your jihad on thirteen enemies you cannot see -egoism, arrogance, conceit, selfishness, greed, lust, intolerance, anger, lying, cheating, gossiping and slandering. If you can master and destroy them, then you will be read to fight the enemy you can see

Posted in taiwanhalal.com

Login to comment: Login/Register or