4 Fakta Unik Tentang Kiswah, Kain Penutup Ka'bah yang Mewah

Posted on: Taiwan Halal / By Fera Nur Aini / Editor Fera Nur Aini / 2017-12-15 22:25:10 / 159 Views

Kiswah, atau kain penutup Ka'bah berfungsi untuk melindungi Rumah Allah tersebut dari kotoran, debu, dan panas. Bukan kain biasa, dari proses pembuatan hingga pemasangannya dilakukan secara istimewa.Tak heran jika banyak orang tertarik dengan sejarah hingga proses pembuatan dan penggantian Kiswah. Hal ini terbukti dari kunjungan ribuan jamaah haji tiap tahunnya di pabrik pembuatan Kiswah. Apa saja keistimewaan Kiswah Ka'Bah ini?

1. Kiswah sudah digunakan sejak zaman Nabi Ismail AS.

old ka'bah

Kiswah bukanlah barang baru, kain penutup Ka'bah ini sudah digunakan sejak zaman Nabi Ismail. Meskipun begitu, tentu Kiswah zaman dahulu tidak sama dan tidak seistimewa Kiswah di zaman sekarang. Tapi yang jelas kain penutup Ka'bah ini sudah dianggap memiliki fungsi yang penting sejak zaman dulu sehingga tradisi ini diikuti oleh penerus-penerus Nabi Ismail AS.

2. Tidak sejak awal Kiswah berwarna hitam.

Kiswah merah

Kiswah pertama yang dibuat dari kain tenun (bukan Kiswah pertama di zaman Nabi Ismail AS) dari Yaman justru berwarna merah. Pada masa Khalifah Mamun ar-Rasyid, kiswah dibuat dengan warna dasar putih. Sementara itu pada masa Khalifah An-Nasir dari Bani Abbasiyah (sekitar abad 16 M) kiswah dibuat berwarna hijau. Kiswah pun sempat berwarna kuning berdasarkan perintah Muhammad ibnu Sabaktakin. Tapi pada akhirnya disepakati agar Kiswah ini berwarna hitam, sampai sekarang.

3. Kini Kiswah jadi barang yang sangat mewah.

Kiswah mewah

Bagaimana tidak mewah, Kiswah terbuat dari 700 kg sutra murni yang dicelup warna hitam, 120 kg benang emas untuk inkripsi ayat-ayat Alquran, dan 25 kg benang perak. Ada 47 potong kain yang digunakan sepanjang 658 meter persegi, masing-masing panjangnya 14 meter dan lebarnya 95 cm.

Mesin yang digunakan adalah mesin canggih yang bisa menjahit 1000 jahitan per menit. Pekerjanya ratusan karyawan yang bertugas dari mulai proses pencelupan, tenun listrik, pencetakan, bordir, sampai merakit bagian-bagian yang berbeda. Biaya yang dihabiskan sekitar 22 juta Riyal atau sekitar 63 miliar.

4. Diganti tiap tahun saat fajar pada 9 Dhulhijjah (musim haji).

Pergantian Kiswah

Proses penggantian kiswah dimulai dari sisi Hijir Ismail, antara Rukun (sudut) Iraki dan Rukun Syami, kemudian sisi pintu Ka'bah antara Rukun Iraki dan Rukun Hajar Aswad. Dilanjutkan pada sisi Rukun Yamani yang terletak antara Rukun Hajar Aswad dan Rukun Yamani. Terakhir pada sisi antara Rukun Yamani dan Rukun Syami.

Sebelum diganti, petugas mengangkat gulungan kiswah baru dengan tali ke arah atap Ka'bah. Setelah direntangkan di antara dua sudut Ka'bah, perlahan-lahan puluhan petugas membuka tali kiswah lama. Mereka kemudian mengendurkan ikatan dan melepasnya dan kiswah baru langsung diturunkan.

Petugas kemudian mengepaskan ikatan pada gelang-gelang tembaga dan merapikan posisi kiswah. Setelah rapi, bagian-bagian kiswah yang tidak terhubung di empat sisi itu kemudian disatukan dalam ikatan dari atas hingga bagian bawah.


Menarik bukan fakta tentang Kiswah? Semoga suatu saat kita bisa menjadi saksi pergantian Kiswah saat sedang berziarah ke rumah-Nya, Aamiin!


Share this article on
Today Quote:
And when the foolish address them (with bad words) they reply back with ‘Salamaa’ (peaceful words of gentleness) (Qur’an, 25:63)

Posted in taiwanhalal.com