Bagaimana Seharusnya Kita Bersikap pada Non Muslim Sesuai Teladan Rasulullah?

Posted on: Taiwan Halal / By Fera Nur Aini / Editor Fera Nur Aini / 2017-12-05 22:43:10 / 539 Views

Bagaimana Seharusnya Kita Bersikap pada Non Muslim Sesuai Teladan Rasulullah?

Akhir-akhir ini umat Muslim sering kali berselisih dengan mereka yang Non Muslim. Perkaranya tak jauh-jauh dari politik, mungkin juga ekonomi, yang bungkusnya adalah agama. Sayangnya tak banyak orang yang sadar mengenai fakta tersebut dan memilih tetap berselisih atas nama pembelaan terhadap agama. Bahkan rela meregang nyawa dan melakukan terorisme.

Rasulullah sebagai teladan kita di muka bumi, kehidupannya juga bersentuhan dengan kaum Non Muslim, lalu bagaimana sikap beliau dalam memperlakukan Non Muslim?

1. Menjunjung Tinggi Kemanusiaan.

Dari Ibnu Abu Laila diceritakan bahwa ketika Qais bin Saad RA dan Sahal bin Hunaif RA sedang berada di Qadisiyah, tiba-tiba ada iringan jenazah melewati mereka, maka keduanya berdiri. Lalu dikatakan kepada keduanya: Jenazah itu adalah termasuk penduduk setempat (yakni orang kafir). Mereka berdua berkata: Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah dilewati iringan jenazah, lalu beliau berdiri. Ketika dikatakan: Jenazah itu Yahudi, Rasulullah saw. bersabda: Bukankah ia juga manusia?. (Shahih Muslim No.1596)

2. Tidak membalas perbuatan buruk.

Ketika terjadi Fathu Makkah atau penaklukan kota Makkah menjadi negara Islam, Rasulullah SAW mengampuni orang-orang yang dulunya melempari beliau dengan kotoran unta, menghalangi jalan beliau dengan duri-duri, menganiaya dan berusaha membunuh beliau serta para sahabatnya. Beliau bersabda kepada orang-orang kafir quraisy: "Wahai penduduk mekkah! Hari ini tidak ada pembalasan terhadap kalian, laa tatsriiba ‘alaikum Yaum.Kalian semua bebas!"

3. Menerima hadiah.

Nabi SAW diceritakan pernah menerima hadiah binatang dari orang kafir. Abu Humaid berkata, "Raja Ailah (raja musyrik) memberi hadiah kepada Rasulullah SAW berupa seekor keledai yang dipakaikan baju dari bulu." (HR. Bukhari 1481 dan 1392). Beberapa riwayat Hadist juga menyebutkan bahwa Nabi SAW pernah menerima hadiah dari Raja Mukaukis yang merupakan pembesar Kristen Koptik Mesir.

4. Menolong Non Muslim yang lemah.

Dikisahkan Nabi SAW selalu menyuapi seorang pengemis tua buta dari bangsa Yahudi yang menetap di salah satu sudut pasar di Madinah. Setiap Nabi datang menyuapi, pengemis Yahudi itu selalu mengatakan bahwa Muhammad sebagai orang yang jahat dan harus dijauhi. Hingga akhirnya, ia terkejut ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq menggantikan Nabi SAW untuk menyuapinya karena beliau telah meninggal.

5. Melindungi hak-hak mereka.

Ada sebuah perjanjian yang dibuat Nabi SAW dengan orang-orang Kristen Najran di selatan Semenanjung Arab. Salah satu pasal dalam perjanjian itu berbunyi, "Kehidupan masyarakat Najran dan sekitarnya, agama mereka, tanah mereka, harta, ternak, dan orang-orang mereka yang hadir atau tidak, rasul mereka dan tempat-tempat ibadah mereka berada di bawah perlindungan Allah dan perwalian Nabi-Nya (Muhammad)". Hal serupa juga tertuang dalam piagam Madinah yang telah berhasil mengakhiri permusuhan bertahun-tahun antara imigran Makkah, penduduk asli Madinah dan Yahudi Madinah.

 

Sikap teladan Rasulullah harusnya menjadi petunjuk untuk kita semua dalam menyikapi Non Muslim dengan menjunjung tinggi toleransi. Allah pun sudah berfirman dalam Q.S. At-Taubah ayat 6: "Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, Maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. Dan juga dalam Q.S. Al-Mumtahanah ayat 8: “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Maidah : 8). Wallahu a’lam bish shawab.


Share this article on
Today Quote:
He will not enter Paradise whose neighbour is not secure from his wrongful conduct (hadith 15 - Sahih Muslim)

Posted in taiwanhalal.com

Login to comment